Salah satu resiko memelihara/ membudidayakan ikan Arwana adalah mati karena penyakit seperti Redspot, Jamur, Gigit Ekor, Stress dll. Di bawah ini diuraikan beberapa penyakit arwana dan cara penanggulangannya. 1. Penyakit Gigit Ekor. Sebelum menderita penyakit ini biasanya arwana akan menunjukan perilaku yang lain daripada biasanya.
Baca juga: Cara merawat ikan hias tanpa oksigen (aerator) Jadi panjang ikan harus mengikuti jumlah air yang diperlukan, kalau panjang maksimal ikan 2 cm maka paling tidak akan menggunakan 2 liter air, dan seterusnya. Jadi, sebaiknya mulai sekarang kalian mengurangi jumlah ikan yang ada di dalam aquarium dan memindahkannya ke aquarium lain.
Jenis ikan louhan pun cukup beragam seperti ikan Louhan Cencu, Ikan Louhan Kamfa, Ikan Louhan Bonsai, Ikan Louhan Super Red Dragon dan lain-lain. Cara merawat ikan louhan pun terbilang tak terlalu sulit. Nah kali ini iwakgalak.com akan sedikit berbagi pengetahuan mengenai ikan louhan, mulai cara perawatan hingga makanannya. Simak ulasan berikut
Ikan Platy. Ikan Platy merupakan salah satu jenis ikan yang cukup disukai oleh para pecinta ikan hias. Ada banyak faktor yang membuat ikan hias ini sangat digemari salah satunya adalah karena cara merawat ikan hias yang satu ini terbilang cukup mudah, oleh pemula sekalipun. Selain itu ikan hias ini memiliki bentuk tubuh yang mungil dan corak
Seputaran info hobi memelihara ikan dan tertarik akan keindahan ikan hias local maupun manca negara. Blog Sharing membahas tentang merawat ikan serta penyembuhan bermacam macam penyakit pada ikan hias yang kita pelihara di aquarium.
4. Penggantian Air. Ikan Louhan terkadang mudah stres, sehingga hindari penggantian air setiap hari. Lakukanlah penggantian air secara berkala dua minggu sekali dengan menyisakan seperempat bagian dari air sebelumnya agar ikan tidak stres. Itulah beberapa cara merawat ikan Louhan agar sehat dan memiliki jenong yang besar.
Hs2aD.
cara merawat ikan louhan yang sakit