1. Karya Tulis Seni Rupa Modern BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Seni rupa modern Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan pada kurun akhir 1930an hingga akhir 1950an. Perkembangan tersebut terjadi pada masa revolusi fisik dan ditengah kondisi sosial masyarakat yang masih berada dalam kemiskinan. Tokoh Indonesia yg mempopulerkan aliran seni rupa ekspresionisme adalah Affandi, Popo Iskandar, & Srihadi Soedarsono. Tokoh Luar Negeri yg mempopulerkan aliran seni rupa ekspresionisme adalah Vincent Van Gogh, Ernest Ludwig, Emile Nolde, Paul Gaugiuin, Karl Schmidt, JJ. Kandinsky, & Paul Klee. Perkembangan seni rupa modern Indonesia yang baru terjadi sejak awal abad ke-20 membuatnya menjadi cukup menantang untuk dibagi dalam periodisasi aliran seni rupa. Namun, dari awal kemunculan seni rupa yang mengadopsi teknik berkarya dari barat, sejumlah gaya lukisan maupun karya lainnya, dapat terlihat dalam sejumlah seniman. Dekorativisme Seni Rupa Pramodern. 10 kelas XI SMASMKMAMAK semester 2. 4. Dekorativisme. Karya seni rupa dekoratif senantiasa berhubungan dengan hasrat menyederhanakan bentuk dengan jalan mengadakan distorsi, ciri-cirinya bersifat kegarisan, berpola, ritmis, pewarnaan yang rata, dan secara umum mempunyai kecenderungan kuat untuk menghias. Seni Rupa Modern terbagi menjadi 6 aliran yaitu Ekspresionisme, Kubisme, Futurisme, Konstruktivisme, Surealisme, De Stilj. Ekspresionisme sendiri berasal dari Eropa Utara tepatnya Jerman, karena Jerman selalu mempunyai jiwa ekspresionis. Kemudian ekspresionisme mulai muncul kembali ketika para seniman sudah mulai tidak puas / bosan dengan karya Keempat, dalam pandangan Jencks, postmodernisme pun bisa didefinisikan sebagai aliran atau pemikiran yang berkaitan dengan reaksi atas kegagalan arsitektur modern. Kegagalan itu ditandai oleh lenyapnya identitas dari tempat (lokasi), tampilan bentuk yang membosankan, serta dominannya pengaruh dari efisiensi, produksi massal dan industrialisasi. XnbaG.

aliran seni rupa modern